Industri alas kaki di Indonesia merupakan salah satu sektor manufaktur besar yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Indonesia termasuk dalam 5 besar eksportir alas kaki dunia, sehingga kebutuhan akan komponen produksi seperti moulding atau cetakan sangat tinggi. Salah satu material utama yang paling banyak digunakan untuk pembuatan moulding adalah plat aluminium.
Plat aluminium dipilih karena kombinasi antara kekuatan, bobot ringan, ketahanan korosi, serta kemampuannya untuk dikerjakan (machinability) dengan tingkat presisi tinggi. Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai kebutuhan plat aluminium untuk pembuatan moulding alas kaki di Indonesia, tren penggunaannya, keunggulan material aluminium, serta standar kualitas yang dibutuhkan oleh industri lokal.
1. Perkembangan Industri Alas Kaki di Indonesia
Untuk memahami kebutuhan plat aluminium, kita perlu melihat kondisi industri alas kaki itu sendiri.
Indonesia sebagai pusat industri alas kaki global
- Termasuk top 5 produsen alas kaki dunia.
- Basis produksi merek-merek global seperti Nike, Adidas, Puma, dan lainnya.
- Memiliki lebih dari 18.000 UMKM dan industri kecil-menengah yang memproduksi sandal, sepatu fashion, sepatu sekolah, dan sepatu olahraga.
Pertumbuhan ini otomatis meningkatkan permintaan terhadap moulding atau cetakan, baik untuk proses injection, compression, maupun vacuum forming.
Jenis-jenis moulding dalam industri alas kaki
- Injection Moulding
Digunakan untuk membuat sol sepatu, outsole, midsole, dan sandal EVA/TPR/TPU. - Press Moulding / Compression Moulding
Dipakai untuk sepatu olahraga, sandal karet, dan sol berbahan komposit. - Blowing Moulding
Banyak digunakan dalam pembuatan sandal ringan dan sol spons.
Semua jenis moulding tersebut membutuhkan material metal yang bisa membentuk kontur akurat dan bertahan lama—dan aluminium menjadi pilihan paling populer.
2. Kenapa Plat Aluminium Sangat Dibutuhkan untuk Moulding Alas Kaki?
Ada banyak jenis material yang bisa digunakan untuk moulding, tetapi aluminium memiliki keunggulan yang membuatnya dominan pada industri sepatu dan sandal di Indonesia.
A. Mudah Dikerjakan dengan Presisi Tinggi
Aluminium mudah dipotong, dibor, dipahat CNC, maupun di-finishing halus.
Ketepatan mould sangat penting karena:
- Bentuk outsole harus mengikuti desain ergonomis.
- Pola tekstur harus memiliki ketajaman presisi.
- Ukuran mould harus stabil agar sepatu jadi tidak cacat.
Plat aluminium memenuhi semua kebutuhan ini.
B. Bobot Lebih Ringan dari Baja
Mould dari aluminium lebih ringan hingga 65% dibanding baja.
Keuntungannya:
- Lebih mudah dipindahkan dari mesin ke rak penyimpanan.
- Menghemat tenaga kerja.
- Menurunkan risiko kecelakaan kerja.
- Mempercepat proses setting di mesin injection atau press.
Di industri alas kaki, kecepatan setup mould sangat berpengaruh pada produktivitas harian pabrik.
C. Tahan Korosi
Aluminium tidak berkarat karena memiliki lapisan oksida alami.
Ini penting karena moulding berada di lingkungan yang:
- lembab,
- terkena suhu tinggi,
- kontak dengan kimia karet, EVA, atau PVC.
Mould yang tahan korosi lebih awet, menghemat biaya produksi.
D. Penyebaran Panas Lebih Baik
Aluminium memiliki konduktivitas panas tinggi.
Efek positifnya:
- Pemanasan mould lebih cepat.
- Pendinginan setelah injection lebih singkat.
- Cycle time (waktu produksi per unit) menjadi lebih efisien.
Industri alas kaki sangat mengutamakan kecepatan dalam produksi massal.
E. Harga Lebih Terjangkau
Dibanding baja tool steel, aluminium lebih murah untuk:
- pembelian awal material,
- pengerjaan CNC,
- perawatan mould.
Sehingga cocok bagi UMKM maupun pabrik nasional yang ingin menekan biaya.
3. Jenis Plat Aluminium yang Cocok untuk Moulding Alas Kaki
Dalam industri moulding alas kaki di Indonesia, beberapa seri aluminium menjadi standar utama karena sifat mekanisnya yang cocok untuk cetakan.
1. Aluminium 5083
Keunggulan:
- Sangat tahan korosi
- Tingkat kekuatan menengah-tinggi
- Stabil saat diproses CNC
- Tidak mudah retak atau deformasi
Cocok untuk:
- moulding sandal EVA
- moulding sol sepatu sporty
- moulding press berbasis karet
2. Aluminium 6061
Keunggulan:
- Mudah dikerjakan
- Kuat dan tahan benturan
- Responsif terhadap anodizing
- Ideal untuk cetakan dengan tekstur detail
Cocok untuk:
- moulding outsole yang memiliki pattern grip kompleks
- moulding untuk injection TPR atau TPU
3. Aluminium 7075
Keunggulan:
- Sangat kuat (mendekati baja)
- Stabil pada suhu tinggi
- Daya tahan fatigue sangat baik
Biasanya dipakai untuk:
- cetakan yang digunakan ribuan cycle per hari
- mould berkualitas tinggi untuk produksi ekspor
- mould sol sepatu atlet profesional
Ketiga seri ini adalah seri yang paling banyak dipakai industri moulding alas kaki di Indonesia.
4. Tahapan Pengolahan Plat Aluminium Menjadi Moulding
Proses pembuatan moulding alas kaki melibatkan tahapan teknis yang membutuhkan ketelitian tinggi.
1. Pemilihan Material
Pabrik moulding menentukan tipe aluminium berdasarkan:
- desain sol
- ukuran mould
- jenis bahan injeksi (EVA, PVC, Rubber, TPR, TPU)
- kebutuhan tekanan dan suhu mesin
2. Pemotongan Plat Aluminium
Plat dipotong dengan:
- bandsaw
- mesin potong CNC
- waterjet (untuk presisi tinggi)
Ukuran biasanya berkisar:
- ketebalan 30–150 mm
- panjang lebar mengikuti desain mould
3. Penggilingan & Pembentukan (Milling)
Hasil pemotongan masuk ke mesin:
- CNC 3-axis
- CNC 5-axis
- drilling machine
Tahap ini membentuk:
- kontur cetakan sol
- lubang baut mould
- rongga-rongga sesuai desain
4. Pembuatan Tekstur
Tekstur pada sol sangat penting karena:
- mempengaruhi grip pengguna
- menentukan estetika sepatu
- menjadi identitas brand
Tekstur dibuat dengan:
- CNC engraving
- laser etching
- chemical etching
- EDM
5. Finishing
Meliputi:
- polishing
- sandblasting
- anodizing (untuk seri tertentu)
- coating anti lengket
6. Assembly & Testing
Mould dipasang ke mesin untuk:
- pengecekan kesesuaian
- uji produksi beberapa cycle
- pengecekan cacat
Plat aluminium yang berkualitas menentukan apakah mould akan tahan jangka panjang.
5. Berapa Besar Kebutuhan Plat Aluminium untuk Industri Alas Kaki Indonesia?
Banyaknya pabrik sepatu di Indonesia membuat permintaan plat aluminium terus meningkat.
Perkiraan penggunaan per tahun berasal dari kategori berikut:
A. Pabrik Sepatu Skala Besar (Ekspor)
Pabrik seperti di Tangerang, Bandung, dan Jawa Timur biasanya membutuhkan:
- 150–500 set mould baru per tahun
- setiap set menggunakan 30–150 kg aluminium
Sehingga kebutuhan per pabrik bisa mencapai:
5–25 ton aluminium per tahun.
B. Pabrik Menengah
Memproduksi sepatu sekolah, sandal fashion, atau sepatu olahraga lokal.
Biasanya membutuhkan:
- 50–150 set mould
- 10–50 kg aluminium per mould
Total kebutuhan:
1–7 ton aluminium per tahun.
C. UMKM dan Home Industry
Memproduksi sandal rumahan, sandal jepit, sol sederhana.
Penggunaan:
- 10–30 set mould baru per tahun
- 5–20 kg aluminium per mould
Total kebutuhan:
100–600 kg aluminium per tahun.
Estimasi kebutuhan nasional:
Jika digabungkan seluruh sektor,
Industri alas kaki Indonesia membutuhkan sekitar:
30.000 – 50.000 ton bahan aluminium per tahun,
termasuk untuk moulding, fabrikasi mesin, dan komponen lainnya.
Angka ini menunjukkan betapa besarnya potensi pasar plat aluminium di Indonesia.
6. Faktor yang Menentukan Kualitas Moulding Aluminium
Industri alas kaki Indonesia sangat ketat dalam menjaga kualitas sepatu, apalagi untuk barang ekspor.
Kualitas moulding sangat menentukan hasil akhir.
Faktor yang mempengaruhi kualitas:
1. Kemurnian Material
Aluminium yang tidak murni menyebabkan mould cepat retak dan tidak tahan tekanan.
2. Kekerasan (Hardness)
Kekerasan yang stabil mencegah deformasi saat temperature injection tinggi.
3. Ketahanan terhadap panas
Mould bekerja pada suhu:
- 150–220°C untuk EVA
- 180–250°C untuk TPR dan TPU
- hingga 300°C untuk karet
Material aluminium harus stabil pada suhu tersebut.
4. Stabilitas Dimensi
Mould harus menjaga bentuk presisinya meskipun dipanaskan dan didinginkan ribuan kali.
5. Kemampuan CNC Machining
Material harus mudah diukir, dibor, dan digiling tanpa menyebabkan chip welding atau permukaan kasar.
7. Tantangan Industri Moulding Alas Kaki di Indonesia
Walaupun aluminium sangat digunakan, industri lokal menghadapi beberapa tantangan, antara lain:
A. Fluktuasi Harga Aluminium
Harga global sering berubah sehingga mempengaruhi biaya produksi mould.
B. Keterbatasan Material Aluminium Berkualitas Tinggi
Tidak semua distributor menyediakan 5083, 6061, atau 7075 dengan sertifikasi asli.
C. Minimnya Teknologi CNC Tingkat Tinggi
Beberapa pabrik masih memakai CNC 3-axis, sehingga kurang optimal untuk desain kompleks.
D. Persaingan dengan Moulding Impor
Mould dari China sering lebih murah, sehingga industri lokal perlu bersaing dari sisi kualitas dan ketepatan waktu.
8. Masa Depan Kebutuhan Plat Aluminium untuk Industri Alas Kaki
Melihat perkembangan teknologi alas kaki dunia, kebutuhan aluminium di Indonesia dipastikan terus naik.
Tren ke depan:
- Sandal EVA premium semakin banyak peminat.
- Sepatu running semakin ringan dan membutuhkan mould presisi tinggi.
- Brand-brand lokal tumbuh pesat dan memproduksi desain baru tiap bulan.
- Automation dalam pabrik membuat permintaan mould cepat naik.
- Mould multi-pattern membutuhkan aluminium kualitas tinggi.
Semua tren ini membuat aluminium tetap menjadi material utama industri alas kaki nasional.
Kesimpulan
Plat aluminium memiliki peran yang sangat penting dalam pembuatan moulding alas kaki di Indonesia. Keunggulan seperti ringan, kuat, mudah diproses, tahan panas, tahan korosi, serta ekonomis membuatnya menjadi pilihan utama baik untuk pabrik besar, menengah, maupun UMKM.
Seri aluminium seperti 5083, 6061, dan 7075 adalah yang paling banyak digunakan karena memenuhi standar ketahanan dan presisi yang dibutuhkan dalam proses moulding sol sepatu, sandal, maupun komponen alas kaki lainnya.
Dengan meningkatnya permintaan alas kaki lokal dan ekspor, kebutuhan plat aluminium untuk moulding di Indonesia diprediksi terus naik setiap tahun. Industri pendukung seperti distribusi aluminium dan layanan CNC akan terus berkembang mengikuti tren ini.


No Comments